Blog
SMK Theresiana Selenggarakan In-House Training (IHT) Bertema Deep Learning sebagai Persiapan Tahun Ajaran 2025/2026
SMK Theresiana Selenggarakan In-House Training (IHT) Bertema Deep Learning sebagai Persiapan Tahun Ajaran 2025/2026
SMK Theresiana Semarang menyelenggarakan kegiatan In-House Training (IHT) pada Selasa, 10 Juni 2025, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan pembelajaran di tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan setelah sebelumnya diadakan kegiatan review dan evaluasi Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tahun ajaran 2024/2025 serta penyusunan rekomendasi untuk tahun ajaran mendatang, yang berlangsung pada Senin, 9 Juni 2025.
IHT dipandu langsung oleh Pengawas Pembina SMK Theresiana, Ibu Dr. Ahlis Qoidah Noor, S.Pd., M.Pd., yang secara sistematis menjelaskan konsep deep learning dalam pembelajaran. Melalui pendekatan ini, para guru diarahkan untuk menciptakan suasana belajar yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, terlibat aktif, serta membangun pengalaman belajar yang lebih mendalam dan bermakna—mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.
1.1. Maksud
Di sekolah, IHT dimaksud untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan para pendidik dan tenaga kependidikan. IHT pada akhir TA 2024/2025 ini mengusung tema Konsep Deep Learning sebagai dasar pelaksanaan pembelajaran pada 2025/2025.
1.2. Tujuan
IHT memiliki beberapa tujuan krusial bagi SMK Theresiana, antara lain:
a. Peningkatan Kompetensi Guru: Membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru sesuai dengan perkembangan industri dan kebutuhan dunia kerja. Ini bisa meliputi metodologi pengajaran inovatif, penguasaan teknologi baru, atau pembaruan kurikulum.
b. Penyelarasan Kurikulum dengan Industri: Memastikan bahwa materi pelajaran yang diajarkan relevan dan sesuai dengan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh industri. IHT dapat fokus pada adaptasi kurikulum untuk memenuhi permintaan pasar kerja.
c. Peningkatan Kualitas Pembelajaran: Dengan guru yang lebih kompeten dan up-to-date, kualitas proses belajar mengajar di sekolah akan meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kualitas lulusan.
d. Efisiensi Biaya dan Waktu: Menghemat biaya perjalanan dan akomodasi dibandingkan pelatihan eksternal, serta fleksibilitas dalam penjadwalan agar tidak mengganggu jam pelajaran secara signifikan.
e. Pembangunan Budaya Belajar Berkelanjutan: Mendorong budaya belajar dan pengembangan diri yang berkesinambungan di kalangan staf pengajar dan kependidikan.
2. Proses Pelaksanaan IHT
Proses pelaksanaan IHT umumnya melalui beberapa tahapan berikut:
2.1. Pra IHT: Tahap awal adalah mengidentifikasi kebutuhan spesifik pelatihan. Di SMK Theresiana dilaksanakan review, evaluasi KSP tahun ajaran berjalan dan rekomendasi KSP untuk tahun ajaran baru.
2.2. Pelaksanaan/Pengembangan Materi Pelatihan: Materi pelatihan diberikan oleh pengawas pendamping dengan rincian materi :
a. Review sekilas CP, TP, ATP berbasis industry
b. Review Matrik link and Match pembelajaran disekolah , Standar
kerja kebutuhan DUDIKA
c. Kurikulum Kewirausahaan
d. Modul Ajar dengan konsep deep learning
e. Pembuatan Modul Ajar
Modul Ajar/ RPP Pembelajaran dengan konsep Deep learning memuat bagian bagian diantaranya:
1. Identitas Mapel yang disertai juga kode Modul Ajar
2. Identifikasi Peserta Didik (pengetahuan dasar, kesadaran peran, minat)
3. Identifikasi Mapel (Ruang lingkup, factual, konseptual, procedural, metakognitif, aplikatif)
4. Dimensi Profil Lulusan (pilih dari 8 profil lulusan)
5. Capaian Pembelajaran (BSKAP no 032)
6. Topik
7. Tujuan Pembelajaran
8. Praktik Pedagogis
9. Mitra pembelajaran (Instansi terkait/ortu/Masyarakat))
10. Pemanfaatan Digital
11. Langkah Pembelajaran
12. Penutup
13. Evaluasi Pembelajaran
2.3. Hasil kegiatan yang diharapkan yaitu pada tahun ajaran baru (2025/2026) secara umum SMK Theresiana siap menyambut dan melaksanakan karya pelayanan pendidikan yang sesantiasa mampu beradaptasi dengan tuntutan dan perkembangan jaman.
Hasil yang diharapkan setelah IHT secara khusus :
a. Bagi guru : bapak ibu guru pada tahun ajaran baru sudah memiliki rancangan pembelajaran yang siap diimplementasikan serta memberikan peningkatan karya pelayanan pendidikan untuk para peserta didik di TA 2025/2026 di SMK Theresiana
b. Bagi sekolah : tersusunnya Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang akan diterapkan dengan konsep Deep learning siap diimplementasikan, tervalidasi oleh dinas Pendidikan
Hasil yang diharapkan dari IHT ini, secara khusus, adalah kesiapan para guru dalam menyusun dan menerapkan rancangan pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan zaman. Selain itu, sekolah juga menargetkan tersusunnya KSP yang tervalidasi oleh Dinas Pendidikan dan siap diimplementasikan di tahun ajaran baru.
Melalui proses yang terencana dan sistematis ini, SMK Theresiana bertekad untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah, mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dan siap kerja, tetapi juga cakap berwirausaha, inovatif, serta mampu melanjutkan studi sesuai dengan minat dan potensi masing-masing. Dengan demikian, SMK Theresiana siap menghantarkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu bersaing di dunia nyata.
